Minggu, 05 Juli 2015

REVIEW FILM THE SECRET

Film “ the Secret “ ini diangkat dari sebuah buku bestseller dengan judul yang sama. Seperti judulnya , film ini menceritakan tentang sebuah rahasia yang ingin dibagikan kepada para penonton. Rahasia yang sudah ada dari zaman dahulu tapi hanya sedikit orang yang mengetahui tentang rahasia besar ini. Penulis mendapatkan rahasia ini saat ia berada dalam keputusasaan mencari jalan keluar dalam masalah yang ia hadapi pada saat itu. Orang-orang besar dalam sejarah dunia seperti Plato, Shakespears, Hugo, Beethoven , Lincoln, Emerson , Edison, Einstein, dll mengetahui rahasia ini. Rahasia ini dapat memberikan apapun yang kita mau seperti kekayaan, kesejahteraan, kemakmuran, kesehatan dll. Tak peduli seberapa besar yang kita inginkan, kita bisa mendapatkannya jika kita mengetahui bagaimana menerapkan rahasia besar ini.

Dalam menerapkan law of attraction, ada pula yg disebut 3 proses kreatif :
. Anda harus meminta apa yg anda inginkan. Pikirkan apa yg benar-benar anda inginkan. 
. Meminta jawaban. Semesta akan memberi anda jawaban kapan pun. 
. Menerima. 
The key to success life: 
1. Bersyukur. Anda harus mensyukuri apapun yg anda miliki baik itu hal baik atau pun buruk.
2. Bayangkan. Ketika anda membayangkan, maka anda mewujudkan. Bayangkan hal-hal yg ingin anda capai dan bayangkan perasaan ketika anda sudah mencapai hal-hal tersebut.

The secret merupakan film yang diproduksi oleh Prime time production. Film ini terdiri dari wawancara dengan beberapa orang dan dengan profesi yang berbeda-beda. Beberapa orang itu antara lain: John Assaraf, Dr. Rev. Michael Beckwith, Dr. John Demartini, Bob Proctor, Jack Canfield, James Arthur Ray, Dr. Joe Vitale, Lisa Nichols, Marie Diamond, dan Dr. John Gray.
Pada awalnya aku underestimate sama film ini. Ternyata banyak banget pelajaran yang bisa diambil dari sini. Kalo kita pengen sesuatu, kita harus pikirin hal itu terus, jangan nyerah, terus pikirin sampe suatu saat nggak tau gimana caranya, hal itu bakal kita dapetin dengan sendirinya. Tapi, sebelum kita mendapatkan semuanya, yang harus kita lakuin itu bersyukur, belum dapet apa-apa kok udah bersyukur? Gini, waktu kita bangun tidur dengan mood jelek, sepanjang hari itu bakal jadi bener-bener buruk buat kita, bahkan hal kecil aja bisa jadi masalah. Beda kalo kita bangun tidur dengan keadaan seneng, ada masalah pun kita bisa mengatasinya, dan ngerubah masalah itu jadi sesuatu yang “biasa aja” karena mood kita dari awal udah bagus.

Seperti kata  Bill Harris

Ketika anda berfokus pada sesuatu dengan banyak gairah, itu membuat hal yg anda fokuskan terjadi lebih cepat.

Manusia harus mengubah fokus mereka dari hal-hal yg tidak diinginkan atau harus dihindari menjadi hal-hal yang mereka inginkan.

Bagaimana cara menerapkan the secret/law of attraction ?

Bayangkan saja semesta adalah jin milik Aladdin. Jin tersebut akan selalu berkata,”permintaanmu adalah tugasku”. Saat anda fokus kepada sesuatu hal dan memikirkannya, maka semesta seolah-olah mengatakan hal yang sama seperti jin tersebut dan mengabulkannya.

Senin, 11 Mei 2015

KEWIRAUSAHAAN : LAPORAN PENJUALAN RISOLES SPECIAL

Tgl
Jumlah Pesanan
Harga
13/4
Risoles Special Isi Udang @10.000 X 20 Buah
Rp. 200.000
16/4
Risoles Special Isi Daging Ayam @10.000 X10 Buah
Rp. 100.000
20/4
Risoles Special Isi Keju @8.000 X 5
Risoles Special Isi Telur @6.000 X 5
Rp. 40.000
Rp. 30.000
25/4
Risoles Special Isi Daging Sapi @ 10.000 X 5
Rp. 50.000
27/4
Risoles Special Isi Coklat @6.000x 15
Rp. 90.000
30/4
Risoles Special Isi Udang @10.000 X 10
Risoles Special Isi Daging Ayam @10.000 X 10
Rp. 100.000
Rp. 100.000

Total
Rp. 590.000

Rabu, 25 Maret 2015

Proposal Usaha

Bab I Pendahuluan
1.1. Latar belakang
Dengan melihat perkembangan zaman yang semakin maju sekarang ini, kebutuhan manusia akan makanan yang begizi semakin meningkat  dikarenakan, manusia membutuhkan makanan bergizi untuk menjaga kesehatannya. Tetapi zaman sekarang sulit mengetahui bahwa makaan yang kita konsumsi sudah aman dan begizi. Oleh karena itu, saya ingin mendirikan usaha rumahan yang aman dan bergizi yaitu "Risoles Special" .
1.2. Tujuan
Produk yang saya buat agar para konsumen bisa merasakan risoles dengan rasa yang berbeda yang ada dipasaran. Selain itu, dengan adanya usaha ini menjadi peluang saya untuk lebih mengembangkan kemampuan berbisnis saya san memperoleh keuntungan yang besar dan membuat lapangan pekerjann bagi orang yang membutuhkan pekerjaan.
1.3. Visi
Menjadi usaha rumahan yang terbaik dalam pelayanan dan kualitas produk.
1.4. Misi
1.       Meningkatkan kualitas rasa
2.       Meningkatkan pelayanan konsumen
3.       Menjual produk dengan harga terjangkau tetapi dengan kualitas terbaik.
Bab II Konsep Bisinis
2.1. Situasi persaingan
                Banyak usaha rumahan yang membuat saya berhati-hati dalam mengatur strategi agar para konsumen tertarik membeli risoles special ini. Dengan situasi ini saya harus tetap menjaga agar rasa risoles ini tetap menarik minat konsumen.
2.2. Sasaran
                Dalam usaha ini sasaran yang saya tuju adalah semua kalangan masyarakat dapat menikmati risoles special ini.
2.3 Promosi penjualan
                Agar usaha yang saya dirikan berjalan dengan baik, maka saya melakukan promosi dengan cara:
1.       Membuat pamlet/brosur
2.       Memasang iklan secara online
3.       Memberitahu lingkungan setempat tentang produk yang saya buat
2.3. Analisis SWOT
v  Strength (kekuatan)
Produk ini termasuk makanan yang bergizi karena isi riosles ini adalah sayur-sayuran dan menyehatkan tubuh karena mengandung vitamin. Dan yang berbeda dari produk ini mempunyai rasa yang special seperti keju, strawberry dll.
v  Weakness (kelemahan)
Kelemahan produk ini tidak tahan lama, hanya bertahan sekitar 2-3 hari
v  Opportunity (peluang)
Peluang di lingkungan tempat tinggal saya sangat besar, karena di lingkungan temapat saya tinggal jarang menjual produk seperti makanan yang saya buat.
v  Threat (ancaman )
Ancaman yang mungkin terjadi yaitu adanya produk makan lain yang lebih bervariasi. Sehingga menghambat penjualan produk ini.
Bab III Rencana Pemasaran

A.      Produk  dan Harga
Menu yang ditawarkan
·         Risoles special isi keju                          Rp. 8.000
·         Risoles special isi udang                       Rp. 10.000
·         Risoles special isi daging ayam          Rp. 10.000
·         Risoles special isi  daging sapi           Rp. 10.000
·         Risoles  special isi strawberry            Rp. 8.000
·         Risoles special isi jamur                       Rp. 6.000
·         Risoles special isi telur                         Rp. 6.000
·         Risoles special isi coklat                       Rp. 6.000
·         Risoles special isi kacang                     Rp. 6.000

B.      Rencana keuntungan
1.       Modal awal        Rp. 2.000.000
2.       Penjualan           Rp. 6.000 – Rp. 10.000
3.       Pengeluaran
Ø  Modal
·          Alat masak                                 Rp. 1.000.000
·         Plastic                           Rp. 100.000
·         Lain-lainnya                               Rp. 260.000
Ø  Modal perminggu
·         Bahan baku                                Rp. 500.000
·         Bumbu-bumbu         Rp. 200.000
·         Minyak dll                   Rp. 200.000
Total                              Rp. 2.260.000

v  Estimasi keuntungan
Jumlah rata-rata pembelian perminggu adalah 200  buah risoles
Nilai jual minimal            =  Rp. 6.000
Rp. 6.000 x 200 = Rp. 1.200.000

Jadi pendapatan kotor perminggu adalah Rp. 1.200.000

Pendapatan bersih perminggu  Rp. 300.00
Pendapatan bersih perbulan Rp.1.200.000

Jadi dalam waktu 1,5 bulan modal awal sudah bisa dikembalikan dan sisanya adalah keuntungan.

Bab IV Proyeksi Keuangaan

A.      Modal
1.       Modal sendiri Rp. 2.000.000
2.       Modal pinjaman Rp. 260.000
B.      Pendapatan
Penjualan perminggu Rp. 1.200.000
C.      Biaya
1.       Biaya tetap Rp. 900.000
2.       Biaya variable Rp. 1.000.000

Bab V Penutup
Simpulan
                Menurut pandangan saya usaha ini akan berkembang dan mencapai kesuksesan. Meskipun banyak pesaing yang menjual makanan semacam ini tetapi saya tetap optimis bahwa usaha ini akan berkembang dan memberika harapan yang menjanjikan. Saya juga berkeyakinan untuk selalu mengatasi rintangan yang saya hadapi dalam menjalakan usaha ini.
                Demikian proposal ini saya buat sebagai pegangan dalam pengelolaan usaha dan tolak ukur keberhasilan usaha. Semoga usaha ini yang saya dirikan dapat berjalan dengan sukses.

100 Mimpi

1.       Hidup bahagia
2.       Bahagiain orangtua
3.       Umroh sekeluarga
4.       Lulus dalam 4tahun/tepat waktu
5.       Lanjut s2 dan s3 di oxford
6.       Menjadi penulis
7.       Menjadi penyanyi
8.       Menjadi psikologi
9.       Berpenghasilan >10jt
10.   Membuka tempat usaha makan/restaurant
11.   Beliin adik rumah
12.   Kuliahin adik
13.   Beli rumah buat orangtua
14.   Mempunyai rumah idaman
15.   Mempunyai mobil audi
16.   Mempunyai mobil Ferrari
17.   Mempunyai kapal pesiar pribadi
18.   Mempunyai helicopter
19.   Mempunyai private island pribadi
20.   Keliling Europe
21.   Liburan ke inggris
22.   Liburan ke turki
23.   Liburan ke malang
24.   Liburan ke Lombok
25.   Liburan ke dubai
26.   Liburan ke phi-phi island
27.   Liburan ke raja ampat
28.   Bisa berenang
29.   Bisa bermain piano
30.   Bisa bermain biola
31.   Stay di London
32.   Ketemu zayn malik
33.   Ketemu adam Levine
34.   Ketemu joseph morgan
35.   Ketemu kim woo bin
36.   Ketemu yesung suju
37.   Ketemu T.O.P big bang
38.   Liburan ke korea
39.   Liburan ke jepang
40.   Liburan ke macau
41.   Beli sepatu baru
42.   Beli tas baru
43.   Mempunyai suami keturunan turki-inggris
44.   Ketemu raisa
45.   Ketemu tulus
46.   Liburan ke paris
47.   Liburan ke italia
48.   Bulan madu di Maldives
49.   Punya macbook pro terbaru
50.   Ipod baru
51.   Punya perpustakaan pribadi
52.   Hatam al-quran
53.   Diet berhasil a.k.a kurus
54.   Naik gunung
55.   Lancar main ice-skating
56.   Membangun masjid
57.   Mempunyai rumah penampungan anak kurang mampu
58.   Memnuka taman bacaan
59.   Pengen melihara kura-kura
60.   Pengen melihara anjing
61.   Ketemu ed sheeran
62.   Pengen punya teddy house pribadi
63.   Punya perusahaan bidang teknologi
64.   Punya perusahaan bidang fashion
65.   Menjadi desiner
66.   Punya butik di paris
67.   Mengunjungi anne frank house di belanda
68.   Liburan ke jerman
69.   Punya rumah di los angels
70.   Ketemu ryan gosling
71.   Ketemu Bradley cooper
72.   Ketemu james franco
73.   Fasih berbahasa inggris
74.   Fasih berbahasa rusia
75.   Liburan ke swiss
76.   Bisa berbahasa korea
77.   Bisa berbahasa arab
78.   Punya apartemen mewah
79.   Pergi ke namsan tower di korea
80.    Menjadi duta besar Indonesia untuk inggris
81.   Punya perkebunan anggur
82.   Punya perkebunan kiwi
83.   Bisa naik motor
84.   Punya kuda
85.   Liburan ke china
86.   Liburan ke yunani
87.   Liburan keliling dunia
88.   Punya tempt karoke
89.   Punya bioskop pribadi
90.   Bisa main drum
91.   Pergi ke museum-museum di inggris
92.   Jago masak
93.   Jadi orang yang lebih teliti
94.   Liburan ke Hawaii
95.   Punya tambang berlian di south Africa
96.   Punya tambang batu bara di Kalimantan
97.   Naik subway di Tokyo
98.   Hidup sukses
99.   Hidup sehat
100.                        Semua mimpi diatas terwujud.

Senin, 05 Januari 2015

IX. PERTENTANGAN-PERTENTANGAN SOSIAL

Pertentangan Sosial
Pertentangan sosial merupakan suatu konflik yang biasanya timbul akibat faktor-faktor sosial, contohnya salah paham. Pertentangan sosial ini adalah salah satu akibat dari adanya perbedaan-perbedaan dari norma yang menyimpang di kehidupan masyarakat. Pertentangan sosial dapat terjadi di dalam kehidupan sehari-hari.
Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya pertentangan sosial, antara lan:
• Rasa iri antara satu sama lain
• Adanya rasa tidak puas dengan perlakuan atau tindakan yang diterima dan diberikan oleh orang lain
• Adanya adu domba diantara masyarakat, kelompok, atau di dalam pemerintahan
Contoh pertentangan sosial yang terjadi dalam masyarakat adalah tawuran. Tawuran ini biasanya terjadi di kalangan akademik baik pelajar maupun mahasiswa, namun terkadang bisa terjadi juga diantara suatu kelompok masyarakat tertentu. Tawuran ini terjadi akibat adanya tindakan saling ejek atau menjelek-jelekan antara satu sama lain. Namun ada juga yang terjadi akibat masalah pribadi seseorang. Biasanya seseorang yang tersinggung atas perkataan atau perbuatan orang lain meminta bantuan teman-temannya untuk membalas tindakan yang diterimanya dengan cara kekerasan salah satunya tawuran.
Tawuran sendiri adalah tindakan yang sangat merugikan bagi orang lain maupun bagi yang melakukan tawuran tersebut. Untuk orang lain yang tidak bersalah dan tidak tahu apapun mereka merasa terganggu dengan keributan dan kerusakan yang diakibatkan dari tawuran itu sendiri. Mereka merasa takut karena biasanya para pelaku tawuran merusak fasilitas umum yang ada di sekitar lokasi tawuran itu sendiri.
Integrasi
Integrasi berasal dari bahasa inggris “integration” yang berarti kesempurnaan atau keseluruhan. Dapat dikatakan pula integrasi sosial adalah proses penyesuaian unsur-unsur yang berbeda di dalam kehidupan masyarakat sehingga menghasilkan pola kehidupan bermasyarakat yang memiliki keserasian fungsi.
Jadi integrasi dalam masyarakat dapat dikatakan sebagai suatu keadaan dimana kelompok-kelompok etnik tertentu dapat beradaptasi dengan kebudayaan mayoritas di sekitar masyarakat khususnya di lingkungan yang mereka tempati namun tanpa menghilangkan kebudayaan mereka sendiri. Integrasi ini juga bisa sebagai pengendali atas konflik dan penyimpangan sosial dalam suatu sistem tertentu.
Integrasi ini sangat diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat agar masyarakat tidak bubar meskipun menghadapai berbagai tantangan, baik berupa tantangan fisik maupun konflik yang terjadi secara sosial budaya.
Bentuk integrasi sosial, antara lain:
• Asimilasi, yaitu pembauran kebudayaan yang disertai ciri budaya asli
• Akulturasi, yaitu penerimaan kebudayaan asing tanpa menghilangkan kebudayaan asli
Untuk akulturasi seharusnya masyarakat bisa membatasi dan menyaring masuknya budaya asing yang diterima di dalam kehidupan bermasyarakat agar masyarakat bisa menilai mana yang harus diikuti dan mana yang tidak boleh diikuti. Karena masyarakat memiliki standar budaya tersendiri dan budaya yang dimiliki oleh setiap kelompok berbeda-beda. Misalnya saja budaya barat terkadang berbeda dengan budaya timur. Apa yang diperbolehkan di budaya barat tidak diperbolehkan di budaya timur.
Faktor-faktor yang mendorong terjadinya integrasi dalam masyarakat:
• Faktor Internal
1. Kesadaran diri sendiri
2. Tuntutan kebutuhan
3. Jiwa dan semangat gotong royong
• Faktor eksternal
1. Tuntutan perkembangan zaman
2. Persamaan kebudayaan
3. Terbukanya kesempatan berpartisipasi dalam kehidupan bersama
4. Persamaan visi, misi, dan tujuan
5. Sikap toleransi
6. Adanya tantangan dari luar
• Homogenitas kelompok
• Besar kecilnya kelompok
• Mobilitas geografis
• Efektivitas komunikasi
• Integrasi antara dua hati
Syarat berhasilnya integrasi sosial:
• Bisa mengendalikan perbedaan atau konflik yang terjadi, bukan malah sebaliknya
• Setiap warga dapat saling mengisi kebutuhan antara satu dengan yang lainnya
Sumber:

VIII. ILMU PENGETAHUAN, TEKNOLOGI DAN KEMISKINAN

ILMU PENGETAHUAN, TEKNOLOGI DAN KEMISKINAN

Judul "Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Kemiskinan" memberi petunjuk adanya sesuatu yang intern, mungkin permasalahannya ialah adanya kontinuitas dan perubahan, harmoni atau disharmoni. Tidak mustahil ketiga masalah ini akan melihat masa lampau atau masa depan yang penuh dengan ketidakpastian dan dapat melibatkan perdebatan semantika.
Keperluan sekarang adalah pengetahuan ilmiah yang harus ditingkatkan karena pengetahuan, perbuatan, ilmu dan etika makin saling bertautan. Berulang kali harus diambil keputusan dalam menerapkan secara praktis pengetahuan ilmiah. Ilmu pengetahuan, teknologi dan kemiskinan merupakan bagian-bagian yang tidak dapat dibebaskan dan dipisahkan dari suatu sistem yang berinteraksi, interelasi, interdependensi dan ramifikasi (percabangannya).

ILMU PENGETAHUAN
Di kalangan ilmuwan ada keseragaman pendapat, bahwa ilmu itu selalu tersusun dari pengetahuan secara teratur, yang diperoleh dengan pangkal tumpuan (objek) tertentu dengan sistematis, metodis, rasional/logis, empiris, umum dan akumulatis. Pengertian pengetahuan sebagai istilah filsafat tidaklah sederhana karena bermacam-macam pandangan dan teori (epistemologi), di antaranya pandangan Aristoteles, bahwa pengetahuan merupakan pengetahuan yang dapat diinderai dan dapat merangsang budi. Menurut Decades ilmu pengetahuan merupakan serba budi. Bacon dan David Home diartikan sebagai pengalaman indera dan batin. Immanuel Kant mengartikan pengetahuan merupakan persatuan antara budi dan pengalaman. Teori Phyroo mengatakan bahwa tidak ada kepastian dalam pengetahuan.
Untuk membuktikan apakah isi pengetahuan itu benar, perlu berpangkal pada teori-teori kebenaran pengetahuan. Banyak teori dan pendapat tentang pengetahuan dan kebenaran mengakibatkan suatu definisi ilmu pengetahuan akan mengalami kesulitan. Sebab, membuat suatu definisi dari definisi ilmu pengetahuan yang dikalangan ilmuwan sendiri sudah ada keseragaman pendapat, hanya akan terperangkap dalam tautologis (pengulangan tanpa membuat kejelasan) dan pleonasme atau mubazir saja.
Untuk mencapai suatu pengetahuan yang ilmiah dan objektif diperlukan sikat yang bersifat ilmiah. Sikap yang bersifat ilmiah itu meliputi empat hal :
1. Tidak ada perasaan yang bersifat pamrih
2. Selektif
3. Kepercayaan yang layak terhadap kenyataan yang tak dapat diubah
4. Merasa pasti bahwa setiap pendapat, teori maupun aksioma terdahulu telah mencapai kepastian

TEKNOLOGI
Dalam konsep yang pragmatis dengan kemungkinan berlaku secara akademis dapatlah dikatakan, bahwa ilmu pengetahuan (body knowledge), dan teknologi sebagai suatu seni (state of art) yang mengandung pengertian berhubungan dengan proses produksi, menyangkut cara bagaimana berbagai sumber, tanah, modal, tenaga kerja dan keterampilan dikombinasikan untuk merealisasi tujuan produksi. "Secara konvensional mencakup penguasaan dunia fisika dan biologis, tetapi secara luas juga meliputi teknologi sosial, terutama teknologi sosial pembangunan (the social technology of development) sehingga teknologi itu adalah metode sistematis untuk mencapai setiap tujuan insani." (Eugene Staley, 1970)
Fenomena teknik pada masyarakat kini, menurut Sastrapratedja (1980) memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
a. Rasionalitas, artinya tindakan spontak oleh teknik diubah menjadi tindakan yang direncanakan dengan perhitungan sosial
b. Artifisialitas, artinya selalu membuat sesuatu yang buatan tidak alamiah
c. Otomatisme, artinya dalam hal metode, organisasi dan rumusan dilaksanakan serba otomatis. Demikian pula dengan teknik mampu mengelimkinasikan kegiatan non-teknis menjadi kegiatan teknis
d. Teknik berkembang pada suatu kebudayaan
e. Monisme, artinya semua teknik bersatu, saling berinteraksi dan saling bergantung
f. Universalisme, artinya teknik melampaui batas-batas kebudayaan dan ediologi, bahkan dapat menguasai kebudayaan
g. Otonomi, artinya teknik berkembang menurut prinsip-prinsip sendiri

Teknik-teknik manusiawi yang dirasakan pada masyarakat teknologi, terlihat dari kondisi kehidupan manusia itu sendiri. Manusia pada saat ini telah begitu jauh dipengaruhi oleh teknik. Gambaran kondisi tersebut adalah sebagai berikut :
1. Situasi tertekan
2. Perubahan ruang dan lingkungan manusia
3. Perubahan waktu dan gerak manusia
4. Terbentuknya suatu masyarakat massa
5. Teknik-teknik manusiawi dalam arti ketat

Akibat kondisi yang dipaparkan tadi, dampak tenik itu sendiri bagi manusia sudah dirasakan dan fenomenanya nampak. Ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan bagian-bagian yang dapat dibeda-bedakan, tetapi tidak dapat dipisah-pisahkan dari suatu sistem yang berinteraksi dengan sistem-sistem lain dalam kerangka nasional seperti kemiskinan.
Teknologi tepat guna sering tidak berdaya menghadapi teknologi barat, yang sering masuk dengan ditunggangi oleh segilintir orang atau kelompok yang bermodal besar. Ciri-ciri teknologi barat tersebut adalah :
1. Serba intensif dalam segala hal
2. Dalam struktur sosial, teknologi barat bersifat melestarikan sifat ketergantungan
3. Kosmologi atau pandangan teknologi barat adalah menganggap dirinya sebagai pusat yang lain feriferi, waktu berkaitan dengan kemajuan secara linier, memahami realitas secara terpisah dan berpandangan manusia sebagai tuan atau mengambil jarak dengan alam

ILMU PENGETAHUAN DAN NILAI
Ilmu pengetahuan dan teknologi sering dikaitkan dengan nilai atau moral. Hal ini besar kaitannya tatkala dirasakan dampaknya melalui kebijaksanaan pembangunan, yang ada pada hakikatnya adalah penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Masalah nilai kaitannya dengan ilmu pengetahuan dan teknologi ini, menyangkut perdebatan sengit dalam menduduk perkarakan nilai dalam kaitannya dengan ilmu dan teknologi. Sehingga kecenderungan sekarang ada dua pimikiran yaitu, yang menyatakan ilmu bebas dan nilai yang menyatakan ilmut tidak bebas nilai.
Ilmu pengetahuan pada dasarnya memiliki tiga komponen penyangga tubuh pengetahuan yang disusunnya yaitu : Ontologis, Epistemologis dan Aksiologis.
Komponen Ontologis kegiatannya adalah menafsirkan hikayat realitas yang ada, sebagaimana adanya (das sein), melalui desuksi-desuksi yang dapar diuji secara fisik. Artinya ilmu harus bebas dari nilai-nilai yang sifatnya dogmatik.
Komponen Epistemologis berkaitan dengan nilai atau moral pada saat proses logis-hipotesis-verifikasi. Sikap moral implisit pada proses tersebut. Asas moral yang terkait secara eksplisit yaitu kegiatan ilmiah harus ditujukan kepada pencarian kebenaran dengan jujur tanpa menduhulukan kepentingan kekuatan argumentasi pribadi
Komponen Aksiologis artinya lebih lengket dengan nilai atau moral. Dimana ilmu harus digunakan dan dimanfaatkan demi kemaslahatan manusia. Ilmu adalah bukan tujuan tetapi sebagai alat atau sarana dalam rangka meningkatkan taraf hidup manusia, dengan memperhatikan dan mengutamakan kodrat dan martabat manusia serta menjaga kelestarian lingkungan alam.

KEMISKINAN
Kemiskinan lazimnya dilukiskan sebagai kurangnya pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup yang pokok. Dikatan berada dibawah garis kemiskinan apabila pendapatan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup yang paling pokok seperti pangan, pakaian, tempat berteduh dan lain-lain. (Emil Salim, 1982)
Atas dasar ukuran ini maka mereka yang hidup dibawah garis kemiskinan memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
a. Tidak memiliki faktor produksi sendiri seperti tanah, modal, keterampilan dan sebagainya
b. Tidak memiliki kemungkinan untuk memperoleh asset produksi dengan kekuatan sendiri
c. Tingkat pendidikan mereka rendah
d. Kebanyakan tinggal di desa sebagai pekerja bebas, berusaha apa saja
e. Banyak yang hidup di kota berusia muda dan tidak mempunyai keterampilan

Kemiskinan menurut orang lapangan (umum) dapat dikategorikan kedalam tiga unsur,
1. Kemiskinan yang disebabkan handicap badaniah ataupun mental seseorang
2. Kemiskinan yang disebabkan oleh bencana alam
3. Kemiskinan buatan

Kemiskinan buatan ini, selain ditimbulkan oleh struktur ekonomi, politik, sosial dan kultur juga dimanfaatkan oleh sikap "penenangan" atau "nrimo", memandang kemiskinan sebagai nasib, malahan sebagai takdir Tuhan.




Sumber : 
http://bobungga.blogspot.com/2012/01/ilmu-pengetahuan-teknologi-dan.html
http://rnpr.blogspot.com/2012/10/ilmu-sosial-dasar-bab-7-ilmu.html