GROJOGAN SEWU DI TAWANGMANGU
Pernahkah anda
mendengar tentang wisata Air Terjun Grojogan Sewu? Atau jangan-jangan anda
pernah berlibur ke tempat wisata air terjun ini?
| Selamat Datang!! |
![]() |
| Peta Lokasi Grojogan Sewu |
Air terjun yang secara
geografis terletak di Tawangmangu Kabupaten Karanganyar ini adalah air terjun
yang paling terkenal di Jawa Tengah karena air terjun Grojogan Sewu adalah air
terjun tertinggi di Jawa Tengah. Selain itu pemandangan yang sangat bagus dan
hawa dingin yang sejuk menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang
mencari suasana yang sejuk dan bagus untuk mengabadikan foto-foto. Di kawasan
wisata air terjun ini terdapat sebuah jembatan melintang yang menghubungkan tepi
kanan dan kiri Grojogan Sewu. Biasanya jembatan ini dijadikan tempat favorit
untuk sekedar berfoto maupun melihat pemandangan Grojogan Sewu.
Mitos yang berkembang
sejak jaman dulu tentang jembatan yang terdapat di wisata air terjun Grojogan Sewu
ini, konon jika suatu pasangan yang statusnya belum menikah pergi ke air terjun
Grojogan Sewu dan melewati jembatan tersebut maka hubungannya pasti akan
berakhir.
![]() |
| Kreteg Pegat |
Oleh karena itulah
jembatan ini mendapat sebutan “KRETEG PEGAT” yang artinya “JEMBATAN PEMISAH”. Selain itu, konon
air terjun Grojogan Sewu pernah digunakan Baladewa Putra Bima untuk bertapa
saat sebelum terjadinya perang Bharatayudha agar Baladewa tidak ikut perang
karena khawatir kesaktiannya tidak dapat ditandingi. Di Air Terjun Grojogan Sewu
yang ditempuh sekitar 2 jam dari kota Solo ini, sebaiknya hati-hati dengan kera
liar yang banyak berkeliaran karena tak jarang kera bersikap agresif kepada
para pengunjung.
Air Terjun Grojogan
Sewu Tawangmangu sudah dikenal sebagai obyek wisata yang berada di pegunungan
lereng barat Gunung Lawu yang dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan darat
dengan jarak waktu sekitar satu jam dari Kota Surakarta (Solo). Lokasi air
terjun ini sudah menjadi area wisata sejak masa kolonial Belanda yang tidak
jauh pula dari Balai Besar Litbang Tanaman Obat dan Obat Tradisional Tawamangu
(B2P2TOOT) yang di bangun oleh Romo Santoso pada tahun 1948.
Obyek wisata yang
menjadi tujuan utama adalah air terjun Grojogan Sewu dengan tinggi sekitar 81
m. Di objek wisata ini sudah tersedia berbagai macam sarana pendukung wisata
seperti adanya kolam renang dan berbagai macam bentuk penginapan. Dari
Tawangmangu bisa dimulai pendakian ke puncak Gunung Lawu (Pos Cemorokandang).
Selain itu, dari tempat ini juga terdapat jalan yang tembus menuju ke Telaga
Sarangan yang ada di Magetan melewati Cemorosewu.
Udara di objek wisata
ini sangat sejuk, keindahan alam yang ada di sekitarnya tidak kalah menariknya
dengan kawasan wisata lain yanga ada di indonesia, terlebih lagi daerah ini
juga terkenal dengan produksi pertanian sebagai penghasil sayur mayur selain
keberadaan obyek wisata Air Terjun Grojogan Sewu. Tawangmangu sudah menjadi
pilihan untuk orang-orang yang berasal dari perkotaan untuk membangun
villa-villa, maupun berinvestasi dengan mendirikan hotel-hotel mapun
penginapan.
Grojogan Sewu
Tawangmangu masih termasuk tempat wisata di Solo dan sekitarnya yang bernuansa
alam dan paling paling terkenal. Terdapat di sisi barat dari Gunung Lawu,
Grojogan Sewu Tawangmangu merupakan sebuah air terjun yang indah dan menyimpan
banyak sekali misteri. Lokasi air terjun Grojogan Sewu Tawangmangu pun juga
tidak jauh dari kota Solo, hanya berjarak sekitar 27 km di sebelah timur kota
Solo, lebih tepatnya di Kabupaten Karanganyar dan Air terjun Grojogan Sewu juga
masih merupakan bagian dari Hutan Wisata Grojogan Sewu.. Harga tiket masuk
Grojogan Sewu Tawangmangu adalah sekitar
Rp 13.500 perorang untuk wisatawan lokal, dan Rp 160.000 untuk wisatawan asing
pada hari libur.
Grojogan Sewu memiliki
arti air terjun seribu. Walaupun air terjun yang ada di sini tidak berjumlah
seribu, namun disini ada beberapa titik dari air terjun yang bisa dinikmati.
Kata sewu yang artinya adalah seribu disini pada awalnya berasal dari seribu
pecak, atau satuan jarak yang digunakan pada saat itu yang adalah tinggi air
terjun
“Satu pecak”
adalah satu telapak kaki orang dewasa. Air terjun tertinggi yang tingginya ada
sekitar 80 meter. Ada juga sebuah air terjun yang tidaklah terlalu tinggi namun
pancurannya meluas dan sampai membentuk cabang-cabang. Bila sedang musim hujan,
di sekeliling tebing akan dihujani oleh air terjun, tetapi saat musim panas,
akan banyak air terjun yang kering.
Hutan Wisata Grojogan Sewu
mempunyai luas sekitar 20 Hektar (Ha). Kawasan hutan ini juga banyak ditumbuhi
berbagai macam jenis pohon hutan dan dihuni oleh sekelompok kera.
Beberapa
fasilitas yang bisa Anda nikmati di hutan wisata ini adalah Taman Binatang
Hutan, kolam renang, tempat istirahat, kios makanan, kios buah-buahan dan toko
cinderamata, mushola dan kamar mandi.
Setelah membayar tiket
masuk objek wisata Air Terjun Grojogan Sewu, kita langsung menuju air terjun
menuruni anak tangga yang jumlah anak tangganya 1250 anak tangga di Grojogan
Sewu dengan di kelilingi kera yang hidup dan berkeliaran dengan bebas. Butuh
waktu sekitar 20 menit untuk melewati anak tangga. Tangga untuk turun dan naik
dipisahkan sehingga pengunjung yang akan naik dan turun tidak saling bertabrakan.
Selain menikmati air
terjun , di lokasi air terjun Grojogan Sewu terdapat 2 buah kolam renang yang
diperuntukkan bagi anak-anak dan dewasa, permainan flying fox, dan permainan
outbound lainnya. Yang khas di daerah Tawangmangu khususnya di objek wisata Grojogan Sewu ini adalah sate kelinci
yang menggugah selera. Satu porsi sate kelinci dilengkapi lontong hanya Rp
10.000. Kolam renang yang memang menjadi objek wisata air terjun itu sendiri.
Kolam renang ini tidak terlalu luas, namun airnya sangat segar dan sejuk. Pengunjung tidak ditarik
biaya tambahan bila berenang disini termasuk kamar mandi dan ruang gantinya.
Objek wisata Air Terjun
Grojogan Sewu termasuk objek wisata yang murah meriah bagi wisatawan lokal yang
ingin menikmati air terjun yang di kelilingi hutan ini.
Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Grojogan_Sewu
http://www.utiket.com/id/obyek-wisata/solo/67-grojogan_sewu.html
Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Grojogan_Sewu
http://www.utiket.com/id/obyek-wisata/solo/67-grojogan_sewu.html



Tidak ada komentar:
Posting Komentar