Selasa, 05 Januari 2016

GROJOGAN SEWU DI TAWANGMANGU

Pernahkah anda mendengar tentang wisata Air Terjun Grojogan Sewu? Atau jangan-jangan anda pernah berlibur ke tempat wisata air terjun ini?

Selamat Datang!!


Peta Lokasi Grojogan Sewu

Air terjun yang secara geografis terletak di Tawangmangu Kabupaten Karanganyar ini adalah air terjun yang paling terkenal di Jawa Tengah karena air terjun Grojogan Sewu adalah air terjun tertinggi di Jawa Tengah. Selain itu pemandangan yang sangat bagus dan hawa dingin yang sejuk menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang mencari suasana yang sejuk dan bagus untuk mengabadikan foto-foto. Di kawasan wisata air terjun ini terdapat sebuah jembatan melintang yang menghubungkan tepi kanan dan kiri Grojogan Sewu. Biasanya jembatan ini dijadikan tempat favorit untuk sekedar berfoto maupun melihat pemandangan Grojogan Sewu.

Mitos yang berkembang sejak jaman dulu tentang jembatan yang terdapat di wisata air terjun Grojogan Sewu ini, konon jika suatu pasangan yang statusnya belum menikah pergi ke air terjun Grojogan Sewu dan melewati jembatan tersebut maka hubungannya pasti akan berakhir.

Kreteg Pegat

Oleh karena itulah jembatan ini mendapat sebutan “KRETEG PEGAT” yang artinya “JEMBATAN PEMISAH”. Selain itu, konon air terjun Grojogan Sewu pernah digunakan Baladewa Putra Bima untuk bertapa saat sebelum terjadinya perang Bharatayudha agar Baladewa tidak ikut perang karena khawatir kesaktiannya tidak dapat ditandingi. Di Air Terjun Grojogan Sewu yang ditempuh sekitar 2 jam dari kota Solo ini, sebaiknya hati-hati dengan kera liar yang banyak berkeliaran karena tak jarang kera bersikap agresif kepada para pengunjung.

Air Terjun Grojogan Sewu Tawangmangu sudah dikenal sebagai obyek wisata yang berada di pegunungan lereng barat Gunung Lawu yang dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan darat dengan jarak waktu sekitar satu jam dari Kota Surakarta (Solo). Lokasi air terjun ini sudah menjadi area wisata sejak masa kolonial Belanda yang tidak jauh pula dari Balai Besar Litbang Tanaman Obat dan Obat Tradisional Tawamangu (B2P2TOOT) yang di bangun oleh Romo Santoso pada tahun 1948.
Obyek wisata yang menjadi tujuan utama adalah air terjun Grojogan Sewu dengan tinggi sekitar 81 m. Di objek wisata ini sudah tersedia berbagai macam sarana pendukung wisata seperti adanya kolam renang dan berbagai macam bentuk penginapan. Dari Tawangmangu bisa dimulai pendakian ke puncak Gunung Lawu (Pos Cemorokandang). Selain itu, dari tempat ini juga terdapat jalan yang tembus menuju ke Telaga Sarangan yang ada di Magetan melewati Cemorosewu.

Udara di objek wisata ini sangat sejuk, keindahan alam yang ada di sekitarnya tidak kalah menariknya dengan kawasan wisata lain yanga ada di indonesia, terlebih lagi daerah ini juga terkenal dengan produksi pertanian sebagai penghasil sayur mayur selain keberadaan obyek wisata Air Terjun Grojogan Sewu. Tawangmangu sudah menjadi pilihan untuk orang-orang yang berasal dari perkotaan untuk membangun villa-villa, maupun berinvestasi dengan mendirikan hotel-hotel mapun penginapan.

Grojogan Sewu Tawangmangu masih termasuk tempat wisata di Solo dan sekitarnya yang bernuansa alam dan paling paling terkenal. Terdapat di sisi barat dari Gunung Lawu, Grojogan Sewu Tawangmangu merupakan sebuah air terjun yang indah dan menyimpan banyak sekali misteri. Lokasi air terjun Grojogan Sewu Tawangmangu pun juga tidak jauh dari kota Solo, hanya berjarak sekitar 27 km di sebelah timur kota Solo, lebih tepatnya di Kabupaten Karanganyar dan Air terjun Grojogan Sewu juga masih merupakan bagian dari Hutan Wisata Grojogan Sewu.. Harga tiket masuk Grojogan Sewu Tawangmangu  adalah sekitar Rp 13.500 perorang untuk wisatawan lokal, dan Rp 160.000 untuk wisatawan asing pada hari libur.

Grojogan Sewu memiliki arti air terjun seribu. Walaupun air terjun yang ada di sini tidak berjumlah seribu, namun disini ada beberapa titik dari air terjun yang bisa dinikmati. Kata sewu yang artinya adalah seribu disini pada awalnya berasal dari seribu pecak, atau satuan jarak yang digunakan pada saat itu yang adalah tinggi air terjun

“Satu pecak” adalah satu telapak kaki orang dewasa. Air terjun tertinggi yang tingginya ada sekitar 80 meter. Ada juga sebuah air terjun yang tidaklah terlalu tinggi namun pancurannya meluas dan sampai membentuk cabang-cabang. Bila sedang musim hujan, di sekeliling tebing akan dihujani oleh air terjun, tetapi saat musim panas, akan banyak air terjun yang kering.

Hutan Grojogan Sewu
Suasana hutan yang mengelilingi Grojogan sewu.

Hutan Wisata Grojogan Sewu mempunyai luas sekitar 20 Hektar (Ha). Kawasan hutan ini juga banyak ditumbuhi berbagai macam jenis pohon hutan dan dihuni oleh sekelompok kera.
Beberapa fasilitas yang bisa Anda nikmati di hutan wisata ini adalah Taman Binatang Hutan, kolam renang, tempat istirahat, kios makanan, kios buah-buahan dan toko cinderamata, mushola dan kamar mandi.


Setelah membayar tiket masuk objek wisata Air Terjun Grojogan Sewu, kita langsung menuju air terjun menuruni anak tangga yang jumlah anak tangganya 1250 anak tangga di Grojogan Sewu dengan di kelilingi kera yang hidup dan berkeliaran dengan bebas. Butuh waktu sekitar 20 menit untuk melewati anak tangga. Tangga untuk turun dan naik dipisahkan sehingga pengunjung yang akan naik dan turun tidak saling bertabrakan.

Selain menikmati air terjun , di lokasi air terjun Grojogan Sewu terdapat 2 buah kolam renang yang diperuntukkan bagi anak-anak dan dewasa, permainan flying fox, dan permainan outbound lainnya. Yang khas di daerah Tawangmangu khususnya di objek  wisata Grojogan Sewu ini adalah sate kelinci yang menggugah selera. Satu porsi sate kelinci dilengkapi lontong hanya Rp 10.000. Kolam renang yang memang menjadi objek wisata air terjun itu sendiri. Kolam renang ini tidak terlalu luas, namun airnya sangat  segar dan sejuk. Pengunjung tidak ditarik biaya tambahan bila berenang disini termasuk kamar mandi dan ruang gantinya.
Objek wisata Air Terjun Grojogan Sewu termasuk objek wisata yang murah meriah bagi wisatawan lokal yang ingin menikmati air terjun yang di kelilingi hutan ini.





Sumber : 
https://id.wikipedia.org/wiki/Grojogan_Sewu
http://www.utiket.com/id/obyek-wisata/solo/67-grojogan_sewu.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar