Kamis, 09 Oktober 2014

Penduduk, Masyarakat dan Kebudayaan

Penduduk, Masyarakat dan Kebudayaan
2.1 Pertumbuhan Penduduk
2.2 Kebudayaan dan Kepribadian
2.3 Kebudayaan Barat
·         Pengertian penduduk adalah orang-orang atau suatu kumpulan orang yang mendiami suatu wilayah tertentu, menetap dalam suatu wilayah, tumbuh dan berkembang dalam wilayah tertentu.
·         Pertumbuhan masyarakat

Penduduk-penduduk di setiap negara di seluruh dunia, menempati wilayah dan alam serta geografis tertentu. Menurut data yang dihimpun dari Biro Statistik masing-masing negara, kepadatan penduduk dunia berdasarkan jumlah penduduknya diurutkan dari Asia, Afrika, Amerika, Eropa, dan terakhir Oceania. Asia mendominasi dengan jumlah penduduk sekitar 4,2 milyar orang. Kemudian disusul Afrika dengan sekitar 1 milyar orang. Lalu Amerika dengan sekitar 950 juta orang. Serta Eropa dan Oceania masing-masing dengan sekitar 700 juta dan 35 juta orang. Dengan jumlah penduduk dunia di masing-masing benua ini, estimasi jumlah penduduk dunia tahun 2012 sudah mencapai 7 Milyar orang. Sungguh jumlah yang lumayan signifikan menghitung pada tahun 2005 penduduk dunia terhitung 6,5 Milyar orang. Faktor-faktor yang mempengaruhi pertambahan penduduk atau faktor-faktor demografi antara lain yaitu; struktur umur, struktur perkawinan, paritas, disrupsi perkawinan, proporsi perkawinan, dll.
·         Perkembangan budaya selalu terjadi di setiap bagian negara di setiap belahan dunia. Seiring bertambahnya waktu dan seiring pesatnya perkembangan jaman, perkembangan budaya di suatu negara menunjukkan adanya perubahan dan kehidupan berbudaya dalam suatu negara. Perkembangan budaya di Indonesia pada era globalisasi ini semakin menunjukkan data dan bukti yang cukup bahwa di Indonesia pun mengalami perubahan dan perkembangan. Baik masuknya budaya asing ke Indonesia dan juga masih terjaganya tradisi dan budaya asli yang melekat sebagai identitas bangsa Indonesia yang tumbuh sejak jaman dahulu yang dilestarikan oleh para leluhur bangsa Indonesia. Kemajuan ilmy teknologi dan informasi juga merupakan faktor penting dalam perkembangan budaya di Indonesia. Sebab pada era modern seperti sekarang, informasi dan komunikasi berkembang pesat antara pengguna teknologi, baik melalui internet, sosial media, dan berita luar negeri. Kemajuan IPTEK inilah yang seharusnya dapat kita waspadai apabila budaya asli kita orang Indonesia bakal tergerus dengan budaya bangsa asing yang terus menerus datang seiring berjalannya waktu. Kita pun harus segera bisa untuk mengantisipasi dan menyaring budaya asing yang sesuai dengan budaya asli kita orang Indonesia. Karena apabila kebudayaan kita yang telah hidup selama bangsa Indonesia berdiri hilang tergerus budaya asing, maka hilanglah pula identitas bangsa Indonesia sebagai bangsa dengan seribu etnik dan kesenian. Maka dari itu, menurut saya marilah kita tetap menyanjung, melestarikan, mempelajari, mengamalkan, menghargai agar tetap dikenal bangsa orang lain dan tetap terjaga kelestariannya.

Kebudayaan di Indonesia terpengaruh juga jaman dahulu oleh para pedagang, pelayar, dan kerajaan-kerajaan Hindu, Buddha, dan Islam yang pernah berkuasa di Indonesia. Indonesia sebagai negara pelayaran dan perdagangan serta tempat belajar pesinggahan orang-orang dari negara lain seperti India, Bugis, Tiongkok, Jepang dan lain-lain. Kemudian kebudayaan dan struktur bahasa serta bangunan yang dipengaruhi oleh kerajaan-kerajaan Hindu, Buddha, dan Islam juga memperngaruhi kebudayaan yang ada di Indonesia sampai sekarang.

Kebudayaan Hindu-Buddha
Unsur Hindu-Buddha di Indonesia sampai sekarang cukup banyak. Terlihat dengan masih adanya patung-patung dewa Brahma, Wisnu, Siwa, dan Buddha sebagai peninggalan kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha. Unsur Hindu-Buddha pada candi-candi peninggalan juga sangat dominan sebagai warisan kebudayaan jaman dahulu, seperti Candi Borobudur dan Candi Prambanan.

Kebudayaan Islam
Kebudayaan kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia merupakan salah satu peninggalan di Indonesia yang cukup dominan, seperti masjid-masjid dan tatanan hidup bangsa Indonesia. Agama Islam lebih berkembang daripada ajaran Hindu-Buddha karena di Islam tidak mengenal kasta/tingkatan.
Kemajuan teknologi informasi atau IPTEK memang tidak dapat dihindarkan lagi dari negara kita, Indonesia. Karena pada jaman dengan kemajuan teknologi informasi yang modern ini, setiap orang berinteraksi melalui berbagai macam perangkat teknologi yang sudah menjamur dimana-mana. Karena kemajuan IPTEK yang pesat inilah, daya dan kekuatan untuk mencegah punahnya budaya asli di Indonesia pun berkurang dan bahkan sesekali hilang. Kebudayaan masyarakat asli Indonesia yang harusnya dari generasi ke generasi tetap terjaga dan teramalkan, sampai sekarang rasanya untuk mempertahankan budaya asli kita dari invasi budaya barat pun terasa sangat sulit diwijudkan. Apalagi untuk sekedar tahu dan ingat saja pun kadang banyak orang yang tidak peduli. Yang jadi pertanyaan, siapa lagi kalau tidak kita sendiri bangsa Indonesia yang mau melestarikan dan mempertahankan kebudayaan asli kita sendiri ?! Apakah hati dan perasaan nasionalisme kita tergerak hanya setelah negara lain mencuri satu per satu budaya Indonesia ?! Lalu setelah bangsa lain mencurinya baru kita peduli dan teriak  serta berkoar-koar dengan lantang tanpa kita sadari sebelumnya ?! Maka dari itu, kita sebagai generasi penerus bangsa Indonesia, harus pintar dalam menyeleksi budaya asing yang secara pesat masuk ke Indonesia!

Kemajuan dalam era modern seperti memang perlu. Tetapi bukan dengan yang namanya modern lalu sesuatu yang berbau dahulu itu dilupakan. Kita harus tetap menanam dan mempertahankan apa yang sudah kita punya dari dahulu sebagai identitas bangsa Indonesia. Sepertinya rakyat Indonesia lebih menyukai budaya bangsa barat yang berasaskan kebebeasan yang sebebas-bebasnya. Bukan dengan meniru adab berpakaian mereka yang bebas atau meniru kebiasaan budaya barat seperti menenggak alkohol tanpa aturan dan resep dokter atau juga dengan terlalu mengikuti gaya berpikir bangsa barat.

Dengan masuknya kebudayaan barat ke Indonesia, di samping efek negatifnya, kita juga dapat mengilhami efek positifnya. Berikut ini adalah yang seharusnya kita dapat pahami dari masuknya kebudayaan barat di Indonesia:
a.     Industry Development atau Perkembangan Industri Barat. Kita dapat mencontoh industri transportasi dan komunikasi mereka sebagai sarana membangun bangsa menjadi lebih kuat dan lebih bisa memajukan ekonomi bangsa Indonesia sendiri, dengan menggunakan tenaga dalam negeri untuk membangun industri dalam tujuan mengurangi pengangguran yang ada di Indonesia
b.    Perubahan Pola Berpikir dan Sikap. Dampak dari modernisasi dan globalisasi dari banga barat seharusnya bisa mengubah pola pikir bangsa Indonesia dari yang Irrasional menjadi Rasional. Dengan tujuan untuk berpola pikir secara maksimal guna menjadikan fondasi yang kuat bagi bangsa Indonesia yang bermanfaat untuk kemajuan dan kehidupan rakyat Indonesia.
c.     Kemajuan IPTEK. Kemajuan teknologi informasi dengan penyaringan yang baik dapat menimbulkan peranan aktif dalam membangun bangsa. Karena berkat inovasi dalam teknologi, kita mendapat kemudahan dalam masyakat untuk mengatasi masalah dan memotivasi untuk lebih maju.


Selain dampak positif, tentu ada juga dampak negatifnya antara lain:
a.     Adanya kesenjangan sosial. Masyarakat cenderung individualisme karena mereka sudah merasa mempunyai sarana yaitu teknologi sendiri dan tidak membutuhkan bantuan orang lain dalam kehidupannya.
b.    Banyak barang impor di Indonesia. Barang produksi luar negeri yang diimpor merajalela dalam pasar Indonesia. Dampaknya barang produksi dalam negeri menjadi kurang laku dan kurang banyak yang membeli.

Sumber :

Pertanyaan :
1.       Apa pengertian penduduk ?
Jawab : orang-orang atau suatu kumpulan orang yang mendiami suatu wilayah tertentu, menetap dalam suatu wilayah, tumbuh dan berkembang dalam wilayah tertentu.
2.       Sebutkan factor-faktor yang mempengaruhi pertambahan penduduk !
Jawab : struktur umur, struktur perkawinan, paritas, disrupsi perkawinan, proporsi perkawinan, dll.
3.       Aspek-aspek budaya barat yang mempengaruhi kebudayaan Indonesia,sebutkan!
Jawab : kemajuan industry, pola berfikir dan bersikap, dan kemajuan IPTEK.
4.       Dampak negative dari budaya barat,sebutkan ! Jawab : a.     Adanya kesenjangan sosial. Masyarakat cenderung individualisme karena mereka sudah merasa mempunyai sarana yaitu teknologi sendiri dan tidak membutuhkan bantuan orang lain dalam kehidupannya.
b.    Banyak barang impor di Indonesia. Barang produksi luar negeri yang diimpor merajalela dalam pasar Indonesia. Dampaknya barang produksi dalam negeri menjadi kurang laku dan kurang banyak yang membeli
5.       Sebutkan kerajaan di Indonesia yang mempengaruhi kebudayaan Indonesia!

Jawab : kerajaan hidu budha, kerajaan islam


NAMA : NUR AULIA RAHMAH
16613598
2SA02

Rabu, 08 Oktober 2014

ISD sebagai MKDU

ISD sebagai MKDU
1.1 Pengertian dan tujuan ISD dan IPS
1.2 ISD dan IPS
1.3 Ruang Lingkup ISD
·         Pengertian ISD adalah ilmu-ilmu yang mempelajari  tentang sosial yang digunakan dalam pendekatan sekaligus sebagai sarana jalan keluar untuk memecahkan masalah-masalah sosial yang berkembang dalam kehidupan bermasyarakat, dengan menggunakan fakta, konsep dan teori-teori yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu-ilmu sosial.
·         ISD mempunyai tujuan yaitu untuk pengembangan, memahami dan menyadari adanya kenyataan-kenyatan sosial dan masalah-masalah sosial yang da dalm masyarakat, peka terhadap masalah-masalah yang ada disekitar lingkungan dan ikut serta dalam mencegah dan menanggulanginya.
ISD dan IPS memiliki beberapa kesamaan dan perbedaan berikut diantaranya :
·         Persamaan ISD dan IPS sama-sama mempelajari ilmu-ilmu yang berhubungan dengan masyarakat dan hampir memiliki ruang lingkup yang sama dalam kemasyarakatan. Juga, merupakan bahan studi untuk program pengajaran, dan keduanaya terdiri dari kenyataan dan masalah sosial.
·         Perbedaan ISD dan IPS
1.  Ilmu sosial dasar dibrikan di perguruan tinggi, sedangkan IPS diberikan di SD hingga SMA
2.    ISD merupakan satu mata kuliah tunggal, sedangkan IPS terdiri sejumlah mata pelajaran    (untuk sekolah lanjutan).
3.    ISD diarahkan untuk pembentukan sikap, sedangkan IPS diarahkan untuk pembentukan keterampilan.
·         Berbagai kenyataan yang bersama-sama merupakan masalah sosial yang dapat ditanggapi dengan pendekatan sendiri maupun sebagai pendekatan gabungan.
·         Adanya keanekaragaman golongan dan kesatuan sosial lain dalam masyarakat yang masing-masing mempunyai kepentingan kebutuhan serta pola-pola pemikiran dan pola-pola tingkah laku sendiri, karena banyaknya perbedaan menyebabkan adanya pertentangan maupun hubungan setia kawan dan kerja sama dalam masyarakat kita.
Dengan begitu mata kuliah Ilmu sosial dasar adalah usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengetahuan umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji gejala-gejala sosial agar daya tanggap, persepsi dan penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan sosial dapat ditingkatkan sehingga kepekaan mahasiswa pa lingkungan sosialnya menjadi lebih besar.

·         Pengertian IPS adalah ilmu suatu program pendidikan dan bukan sub-disiplin ilmu tersendiri, sehingga tidak akan ditemukan baik dalam nomenklatur filsafat ilmu, disiplin ilmu-ilmu sosial (social science), maupun ilmu pendidikan. Social Scence Education Council (SSEC) dan National Council for Social Studies (NCSS), menyebut IPS sebagai “Social Science Education” dan “Social Studies”. Dengan kata lain, IPS mengikuti cara pandang yang bersifat terpadu dari sejumlah mata pelajaran seperti: geografi, ekonomi, ilmu politik, ilmu hukum, sejarah, antropologi, psikologi, sosiologi, dan sebagainya.
·         IPS mempunyai tujuan yaitu  membekali peserta didik dengan pengetahuan sosial yang berguna dalam kehidupan masyarakat, Membekali peserta didik dengan kemampuan mengidentifikasi, menganalisis, dan menyusun alternatif pemecahan masalah sosial yang terjadi dalam kehidupan di masyarakat, membekali peserta didik dengan kemampuan berkomunikasi dengan sesama warga masyarakat dan dengan berbagai bidang keilmuan serta berbagai keahlian, membekali peserta didik dengan kesadaran, sikap mental yang positif, dan hidup yang menjadi bagian kehidupannya yang tidak terpisahkan, membekali peserta didik dengan kemampuan mengembangkan pengetahuan dan keilmuan IPS sesuai dengan perkembangan kehidupan, perkembangan ilmu dan teknologi


   

Sumber :
Soelaeman, M. Munandar. Ir. ILMU SOSIAL DASAR (teori dan konsep). Bandung. 1986
http://kingofsardi.blogspot.com/2012/11/tugas-isd-rangkuman-bab-1-10.html

Pertanyaan :
1.       Apa pengertian ISD ?
Jawab : ilmu-ilmu yang mempelajari  tentang sosial yang digunakan dalam pendekatan sekaligus sebagai sarana jalan keluar untuk memecahkan masalah-masalah sosial yang berkembang dalam kehidupan bermasyarakat, dengan menggunakan fakta, konsep dan teori-teori yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu-ilmu sosial.
2.       Apa pengertian IPS ?
Jawab : ilmu suatu program pendidikan dan bukan sub-disiplin ilmu tersendiri, sehingga tidak akan ditemukan baik dalam nomenklatur filsafat ilmu, disiplin ilmu-ilmu sosial (social science), maupun ilmu pendidikan. Social Scence Education Council (SSEC) dan National Council for Social Studies (NCSS), menyebut IPS sebagai “Social Science Education” dan “Social Studies”. Dengan kata lain, IPS mengikuti cara pandang yang bersifat terpadu dari sejumlah mata pelajaran seperti: geografi, ekonomi, ilmu politik, ilmu hukum, sejarah, antropologi, psikologi, sosiologi, dan sebagainya.
3.       Apa persamaan ISD dan IPS ?
Jawab : sama-sama mempelajari ilmu-ilmu yang berhubungan dengan masyarakat dan hampir memiliki ruang lingkup yang sama dalam kemasyarakatan. Juga, merupakan bahan studi untuk program pengajaran, dan keduanaya terdiri dari kenyataan dan masalah sosial.
4.       Apa perbedaan ISD dan IPS ?
Jawab : 1.  Ilmu sosial dasar dibrikan di perguruan tinggi, sedangkan IPS diberikan di SD hingga SMA
2.    ISD merupakan satu mata kuliah tunggal, sedangkan IPS terdiri sejumlah mata pelajaran    (untuk sekolah lanjutan).
3.    ISD diarahkan untuk pembentukan sikap, sedangkan IPS diarahkan untuk pembentukan keterampilan.
5.       Apa tujuan ISD ?

Jawab : untuk pengembangan, memahami dan menyadari adanya kenyataan-kenyatan sosial dan masalah-masalah sosial yang da dalm masyarakat, peka terhadap masalah-masalah yang ada disekitar lingkungan dan ikut serta dalam mencegah dan menanggulanginya



NAMA :  NUR AULIA RAHMAH
NPM :16613598
2SA02

Senin, 29 September 2014

Ilmu Sosial Dasar sebagai MKDU

Pengertian
Untuk menjawab dan memecahkan berbagai persoalan yang ada dalam kehidupan maka lahirlah berbagai macam ilmu pengetahuan. Berdasarkan sumber ilmu filsafat yang di anggap sebagai ibu dari ilmu pengetahuan, maka ilmu pengetahuan di kelompokkan menjadi 3 (tiga) yaitu :

·        Ilmu-ilmu Alamiah (natural science). Ilmu-ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah. Caranya ialah dengan menentukan hukum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas.
·        Ilmu-ilmu sosial (social science). ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antara manusia. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah.
Pengetahuan budaya (the humanities) bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan kenyataan-kenyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti.

Ø  Ilmu Sosial Dasar adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari/menelaah tentang masalah-masalah sosial di dalam sebuah masyarakat yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang diekembangkan untuk mengkaji masalah manusia .
Maka dari itu pelajaran ilmu sosial dasar diberikan kepada mahasiswa sebagai suatu bahan program studi atau mata kuliah umum. Mata kuliah umum sosial dasar diberikan dalam rangka usaha untuk memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan guna mengkaji gejala-gejala sosial agar daya tanggap, presepsi, dan penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan sosialnya .

Tujuan Ilmu Sosial Dasar

a. Tujuan umum diselenggarakannya mata kuliah Ilmu Sosial Dasar ialah pembentukan dan pengembangan kepribadian serta perluasan wawasan perhatian, pengetahuan, dan pemikiran mengenai berbagai gejala yang ada dan timbul dalam lingkungannya, khususnya gejala berkenaan dengan masyarakat dengan orang lain, agar daya tanggap, presepsi, dan penalaran berkenaan dengan lingkungan social dapat dipertajam.

b. Tujuan khusus:
·        Memahami dan menyadari adanya kenyataan-kenyataan sosial dan masalah-maslah sosial yang ada dalam masyarakat.
·        Peka terhadap masalah-masalah sosial dan tanggap untuk ikut serta dalam usaha-usaha menanggulanginya.
·        Menyadari bahwa setiap masalah sosial yang timbul dalam masyarakat selalu bersifat kompleks dan hanya dapat mendekatinya (mempelajarinya).
·        Memahami jalan pikiran para ahli dalalm bidang ilmu pengetahuan lalin dan dapat berkomunikasi dengan mereka dalalm rangka penanggulangan maslah sosial yang timbul dalam masyarakat.

Ruang Lingkup Ilmu Sosial Dasar
Ilmu sosial dasar mencakup masalah-masalah sosial yang timbul didalam sebuah masyarakat. Untuk menelaah masalah-masalah sosial tersebut hendaknya terlebih dahulu dapat mengidentifikasi kenyataan-kenyataan sosial dan memahami sejumlah konsep sosial tersebut. Sehingga ilmu sosial dasar dapat dibedakan atas tiga golongan beasar yaitu :
1.      Kenyataan-kenyataan sosial yang ada didalam masyarakat, yang secara bersama-sama merupakan masalah sosial tertentu.
2.      Konsep-konsep sosial atau pengertian-pengertian tentang kenyataan-kenyataan sosial dibatasi pada konsep dasar atau elementer saja yang sangat diperlukan untuk mempelajari masalah-masalah sosial yang dibahas pada ilmu sosial.
3.      Masalah-masalah sosial yang timbul dalam masyarakat, biasanya terlibat dalam berbagai kenyataan-kenyataan sosial yang satu dengan yang lainnya saling berkaitan satu sama lain.

Ilmu sosial dasar terdiri dari 8 (delapan) pokok pembahasan. Dari kedelapan pokok pembahasan tersebut maka ruang lingkup perkuliahan Ilmu Sosial Dasar diharapkan mempelajari dan memahami adanya :

1.      Berbagai masalah kependudukan dalam hubunganya dengan pengembangan masyarakat dan kebudayaan.
2.      Masalah Individu, keluarga dan masyarakat.
3.      Masalah pemuda dan sosialisasi
4.      Masalah hubungan antara Warga Negara dan Negara
5.      Masalah pelapisan sosial dan kesamaan derajat.
6.      Masalah masyarakat perkotaan dan masalah pedesaan.
7.      Masalah pertentangan-pertentangan sosial dan integrasi.
8.      Pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kemakmuran dan keserjahteraan masyarakat.



sumber : http://prabowo-womanizer.blogspot.com/2012/10/pengertian-ilmu-sosial-dasar.html

Minggu, 11 Mei 2014

ASSIGNMENT 3 TOURISM

CHAPTER 1

INDRODUCTION

1.1 Definition of Tourism

In general , the definition of " tourism " is a journey undertaken by a person (tourists ) to visit tourist attractions in the area were visited with the intent and purpose to get satisfaction and pleasure are temporary . However , with the development of Tourism Studies , Tourism can have some much sense in human thought . Not only as a journey , but it can be said a tourism business that can be managed by the tourism industry . Aside from the above understanding , the following is the opinion of some experts on the definition of tourism " tourism " , as follows :

1 . The Law No.9 of 1990
Ø  Tourism is an activity trip or part of an activity that is voluntary and temporary objects and to enjoy tourist attraction .

2 . Prof . One Wahab in his book entitled " An Introduction On Tourist Theoraphy " ( in Yoeti : 1996 : 116 ) ( in Kesrul : 2003)
Ø   Explaining that Tourism is a human activity conscious that get service alternately among the people in the country itself or abroad include the standing of people from other areas for a while to find satisfaction in a diverse and differs from what is experienced in a job where he remains .

3 . According to Hornby in a book called " Operation Travel Operations " ( in M. Kesrul , SE , MBA , 2003:3 )
Ø  " Tour is a journey in the which short stays are made ​​at a number of places , and finally the traveler returns to his or her own place."
     Tourism is a journey where a person on his way while stopped at a few places and finally returned to the place of origin , which is where he began his journey .

4 . " World Tourist Organizer " ( WTO , in Richard & Flicker , 2004:6 ) ( in Kesrul : 2003)
Ø  " The activities of persons traveling to and staying in places outside their usual environment for not more than one consecutive year for leisure , business , and other purpose . "

That is some notion of " tourism " put forward by some experts Tourism Sciences . With some sense , the authors can conclude that Tourism is an activity of a person as a tourist / travelers traveling to and staying in places outside their homes daily for a period of not more than 12 months for a variety of leisure activities , business , religion , and reason other personal but do not get a salary / wage of the trip .

Tourism is not only said to be a science that has the sense of a journey , but also Tourism has a wider sense . Where terms are not the main basis of the definition of Tourism Science that originated from a journey . Rather, both for understanding the Tourism Sciences . Here is a second sense of Tourism Studies , namely :
1 . Tourism is a " movement " .
2 . Tourism is a " Business " .

1.2 Type of Tourism

1 . Holiday ( Characteristically Direct )
Ø  Where a tourist / traveler to travel is definitely the main vacation destination to enjoy attractions visited tourist destination areas to relieve fatigue of routine living.

2 . Visited Tired Of relativities ( # 2 and so on are not Direct )
Ø  Where a person is no need to visit an ailing family or longing with the family . Then , only then such a person to travel .

3 . Buisness ( Business )
Ø  Where a person visiting the region / country to another 1 to 2 days for business dealings with kleinnya work . Once the work is completed then he will travel in the area he visited.

4 . MICE ( Meeting Intencive Convention Exadition )
Ø  Where some entrepreneurs gathered in a tourist area to conduct project meetings . Once their business is finished , then they will travel in the tourist areas .

5 . Healthy ( Health )
Ø  Where a person is experiencing pain in the area will be treated / Other countries that are already recommended by the country / region of origin . After doing the treatment and care , then he could do a tour in the countries / regions he visited.

6 . Sport ( Sport )
Ø  Where a person to follow a tournament race in sport activities in other countries that hosted the event pelombaan . After the race was finished , he had the opportunity to tour the area / country he visited.

7 . Pilgrimage
Ø  Where a person to worship or visit the tomb of an influential person in his beliefs . After he did the worship and pilgrimage , he will continue with activities traveled in the area he visited.

8 . Studies ( School )
Ø  Where a person who gets a scholarship or who really want to go to college or school in another country . Thus , the They will settle for a few years . And they also can enjoy the attractions tourist destination areas where their college or school .


CHAPTER 2

2.2 Impact of Positive and Negative Development of Tourism Industry

Just like an industry , an industry has certainly understand the pros and cons in an industry that is developed . Such as the tourism industry is currently discussed by the author in this chapter , has a positive and a negative impact for the community and the other for the development of tourism . Here the authors attempt to elucidate some of the effects that can be generated from the tourism industry .

2.2.1 Positive Impact of Tourism Industry

According to the World Travel Organitation ( WTO ) ( 1980; 9-12 ) ( in Pitana & Diarta : 2009) , revealed the positive impact of tourism , which is as follows :
1 . Increased demand for local agricultural products .
2 . Encourage the development of location or land that is less productive .
3 . Stimulate interest in and demand for exotic products and typical for the region / country .
4 . Increase the number of and demand for fishery products .
5 . Encourage the development of the region and the creation of new economic zones .
6 . Avoiding concentration of population and the spread of economic activity .
7 . Spread infrastructure to remote areas .
8 . Management resource management as a source of revenue for local authorities .

2.2.2 Negative Impacts of Tourism Industry

According to WTO (1980 : 9-12 ) ( in Pitana & Diarta : 2009) , the negative impacts of tourism are as follows :
1 . Scarcity will be a source of food .
2 . Incompatibility of local products to the market demand of tourism .
3 . Scarcity of energy resources and increasing management costs .

Influence Tourism Community

Just as a concept or a science , tourism certainly has properties that can influence the attitudes and behavior of local communities or regions that are in tourist destination areas . Therefore , the authors describe the effect of the object aimed at travelers who may pose a different influence on the behavior of the local people accept the arrival of a traveler , as follows :

1 . Euphoria
Ø  That is the nature of where people are excited about the development of tourism in the region . And also tourist arrivals due to the carrier fortune for those in the tourist destination areas .
2 . Apathy
Ø  That is where the nature of the bad influences ranging from the development of tourism and tourist behavior that could lead to a lifestyle that does not conform to the customs of the local community .
3 . Imitation
Ø  That is the nature in which the traveler is getting bad influence selfish and indifferent to the environment . And the loss of local culture in the area make the local community feel upset over tourist arrivals .
4 . Antagonism
Ø  That is the nature of which had not concerned with the arrival of tourists , because it could threaten their local culture . So , they do not want to hang out and feel right towards tourists come.





CHAPTER 3

CONCLUSION

What is the fundamental weakness of the Indonesian tourism at this time ?
v  First , the weaknesses at the level of the image or image . Indonesian depicted as a country or region that is not safe , fluctuations uncertain political , social and chaotic imagery that is considered prolonged .
That image does not depict the actual situation of Indonesia , but the chaotic image in mind the international tourism community . Warning trips ( travel warning ) of the U.S. that lasted for years - despite a few days ago has been revoked - inhibiting returns the image of Indonesia to be a safe destination .
Therefore , the lifting of travel warnings by the U.S. government recently can be used as capital to go in that direction .
Evasive and change the image it is not easy , but it can be done with high imaging systems and programs with the involvement of the state in which the highest level of state leadership and support a great resource . Without such collective action , Indonesian imaging will still be problematic making it difficult for tourists to choose Indonesia as a tourist destination in the order above .

v  Second , elements of the promotion and marketing of tourism in Indonesia is weak because it stuck with bureaucracy that limited motion . Indonesian bureaucratic culture is difficult to change and evolve programs to bring dynamic international missions with complex challenges .
Indonesian bureaucracy can move dynamically if there is a strong leader in the department concerned . It is a fundamental weakness of our promotion for this because the system is not running dynamic , spontaneous , and automatic .
Therefore , the way to improve the promotion and marketing functions must be reformed to involve dynamic elements outside the bureaucracy , especially the private sector and other stakeholders are closely associated with the tourism . The idea of ​​promotion agencies is one way to reform the system of promotion and marketing of tourism in Indonesia in order to escape from the trap of stagnation reliance on complex bureaucracy. Aspects of tourism planning is inadequate and the ability to anticipate opportunities and challenges ahead further than expected . As a result , the existing tourism activities is what it is .
Only heritage tourist attraction than it already is , there is not even sufficient for the development of both the attractiveness maintained . Not a few tourist attraction declining , extinct , and go away because there is not sufficient business to keep it . In fact , most naive , awareness to preserve the tourist attraction as well not exist at all , either from the government or the central government .

v  Third , a fundamental weakness in the Indonesian bureaucracy is nothing but the weakness in the system of coordination . In the current government , many cross-sectoral policies that abandoned due to bureaucratic problems . 17 related to the tourism sector in the affairs of other sectors or departments that are not easy in the coordination system . Characteristics of bureaucracy in Indonesia is negative exclusivity inherent in the act and their work in running public services .
If you want to tackle the problem, we need to establish a system of coordination at a high level , the Act required that the sector provide strong support for policies and programs to achieve the goals and objectives of tourism . Coordination is raised above the level of the minister that there is effective coordination authority to resolve the problems that exist .

v  Fourth , the weakness of the Indonesian tourism is also located on the system design and implementation in the field . Bureaucracy complicated by the various sectors are many and varied with uncertain priority .
In such circumstances , the tourism sector which is associated with many difficult coordinated . At least 17 ​​affairs or related to the tourism sector is a pleasure for the bureaucratic hassle that weaken the system of planning ahead .

Institutional coordination becomes scarce and very important to run as a system , to be executed by the relevant departments . Governing coordination , it turns out , it can not be effective at the level of ministers and should be raised to the level of president or vice president .

Rabu, 02 April 2014

Misteri berlian Di Afrika


MEDIO 1990-an Sierra Leone membara. Negeri di pantai barat Afrika itu dihajar perang saudara. Milisi pemberontak bertempur habis-habisan. Mereka melawan pasukan pemerintah. Perang begitu keji. Pembunuhan dan mutilasi ada di mana-mana. Pemerkosaan menjadi jamak. Pasukan pemberontak bertindak beringas. Mereka memotong tangan orang-orang agar si korban tak bisa mencoblos dalam pemilu.

Dalam suasana kacau-balau itu, Solomon Vandy, seorang nelayan, tertangkap pasukan pemberontak. Dia dijadikan budak untuk menambang berlian. Berlian tersebut akan dijadikan duit untuk dana perang. Berlian darah.

Vandy memang akhirnya lepas dari jerat pasukan biadab tersebut. Dia lari bersama Danny Archer, warga kulit putih kelahiran Zimbabwe, yang juga kerap membeli berlian mentah dari pasukan pemberontak. Vandy bisa lari ke London dan menemukan keluarganya yang tercerai-berai.

Itu memang cuplikan film Blood Diamond yang dibintangi Leonardo diCaprio dan Djimon Hounsou pada 1996. Tapi, film itu bukan sekadar fiksi. Latar belakang konflik di Sierra Leone benar-benar nyata. Kon*flik yang sekarang ini menyeret Charles Taylor, mantan presiden Liberia, ke Mahkamah Khusus Internasional di Den Hag, Belanda. Konflik yang bertabur berlian darah.

Kasus itu kian ramai karena Naomi Campbell ikut-ikutan terseret. Supermodel itu diduga menerima sekantong berlian mentah dari Charles Taylor setelah jamuan makan malam di Johannesburg, Afrika Selatan, pada 1997.

Motif Taylor, yaitu memberikan berlian mentah kepada Campbell, masih terus ditelusuri hingga sekarang. Tapi, mengapa mantan panglima milisi itu memilih untuk memberikan sekantong berlian mentah daripada sekotak perhiasan kepada model asal Inggris tersebut? S.E. Smith dariwiseGEEK: clear answers for common questions punya jawabannya. “Bagi bekas pimpinan pemberontak seperti dia, berlian darah merupakan harta paling berharga,” tulisnya pada 8 Juni lalu.

Pada 1989 Taylor kembali ke Liberia setelah menuntaskan studinya di Bentley University (dulu Bentley College). Perguruan tinggi itu terletak di Kota Waltham, Middlesex County, Massachusetts, Amerika Serikat (AS). Begitu pulang ke tanah air, dia lantas didapuk menjadi ketua kelompok pemberontak Front Patriot Nasional untuk Liberia (National Patriotic Front of Liberia). Lewat aktivitas itulah bekas presiden yang kini berusia 62 tahun tersebut mengenal berlian darah.

Berlian darah kadang langsung dibarter dengan senjata atau logistik yang dibutuhkan para teroris dan kelompok pemberontak bersangkutan. Jadi, berlian tersebut tidak perlu diuangkan lebih dahulu.

Selanjutnya, persenjataan yang didapat lewat barter maupun hasil penjualan berlian ilegal tersebut dipakai untuk menyerang musuh. Korban pun berjatuhan. Dari situlah nama berlian darah muncul. “Kasus berlian darah paling sering muncul di Benua Afrika,” tandas Smith. Sejauh ini, tercatat tujuh negara di Afrika sering terlibat konflik berlian darah. Yakni, Liberia, Angola, Sierra Leone, Zimbabwe, Pantai Gading, Republik Kongo, dan Republik Demokratik Kongo (dulu Zaire).

Di mata para pemberontak dan teroris, berlian merupakan mata uang yang paling ideal. “Berlian tidak punya jejak yang bisa dilacak layaknya DNA,” tandas Jack Jolis, konsultan berlian mentah, seperti dilansir Wall Street Journal Selasa lalu (10/8). Bahkan, lanjut dia, untuk melacak asal tambang penghasil berlian pun, para pakar kesulitan. Tapi, satu yang pasti. Jolis menegaskan bahwa sebagian besar berlian Afrika ditambang di negara-negara yang relatif jauh dari konflik. Di antaranya, Botswana, Namibia, dan Afrika Selatan.

Sindikat penyelundup berlian, yang membawa keluar batu-batu mulia dari tambang, beraksi dengan sangat hati-hati. Jaringan mereka pun begitu rapi. Begitu rapinya, diyakini beberapa pemerintahan di Afrika terlibat dalam sindikasi tersebut. Demikian halnya dengan beberapa organisasi pemerintah. Pemerintah Liberia di bawah komando Taylor diduga ikut menikmati hasil transaksi berlian darah dan melindungi kelompok-kelompok teroris dan pemberontak yang terlibat.

Berlian Perlu Sertifikasi

Sebenarnya dunia internasional tidak tinggal diam. Sebagai organisasi terbesar masyarakat global, PBB berjuang keras untuk menghentikan transaksi dan penyelundupan berlian darah. Salah satunya lewat KPCS alias Skema Sertifikasi Proses Kimberley (Kimberley Process Certification Scheme). Per 13 Maret 2002 skema sertifikasi itu disahkan dan menjadi acuan wajib bagi seluruh organisasi, pemerintah, dan produsen berlian di dunia.

Berlian yang dijual bebas di pasaran tanpa melewati proses sertifikasi dianggap ilegal. Sewaktu-waktu lembaga pemerintah atau aparat berwajib bisa menyita berlian tanpa sertifikat karena dikategorikan sebagai berlian darah. Pengajaran kepada masyarakat untuk tidak membeli atau memakai perhiasan yang berasal dari berlian darah juga digalakkan. Di antaranya melalui kampanye Stop Blood Diamonds yang gencar disosialisasikan via internet.

Padahal, berlian darah bukan satu-satunya kasus sosial politik yang serius. Selain berlian darah, ada emas darah, mangan darah, tembaga darah, bahkan pisang darah di Afrika. “Masalahnya bukan pada berdarah atau tidaknya komoditas tersebut, tapi lebih pada pemerintahnya. Hampir semua mineral yang ditambang di Afrika bisa dengan mudah dimanfaatkan kelompok-kelompok ilegal karena longgarnya pengawasan,” tandas Jolis. Dia bahkan menyebut Afrika sebagai gudang mineral darah.



Afrika sesungguhnya benua amat kaya. Tanahnya mengandung berjibun batu mulia. Tapi, karena kurangnya pengawasan, berlian-berlian Afrika menjadi sumber dana konflik horizontal. Berlian tersebut pun berlumur darah. Itulah berlian darah (blood diamond).







sumber : forum.viva.co.id